artikel
Kaca Mata
Islam Terhadap Pergaulan Remaja
Sesuai
dengan Ekpektasi Orang Tua
Mendengar kata pergaulan, tak pernah
lepas dari yang namanya ‘remaja’. Pada umumnya, remaja melakukan pergaulan yang
cenderung menjerumus pada hal-hal negatif.
Dijaman sekarang ini, tak sedikit
remaja terjerumus kedalam pergaulan yang salah. Dari mulai minum-minuman keras,
narkoba, bahkan banyak yang hamil diluar nikah. Coba kita renungkan, seberapa
sering kita melihat remaja berbuat zina? Bergandengan tangan dengan yang bukan
mahram? Bermesraan didepan umum? Seolah-olah
dunia hanya milik berdua , yang lain cuma ngontrak gitu ya..
Jawabannya pasti sering sekali.
Islam menilai bahwa remaja adalah
masa dimana seseorang benar-benar
dihadapkan dengan tantangan dan masalah yang sebenarnya, masa dimana hal-hal
negatif sangat dekat dengan dirinya. Untuk itu, pembentengan diri dengan agama
dan akidah yang kuat sangat diperlukan pada diri para remaja agar mereka tidak
terbawa pada arus pergaulan bebas.
Islam sangat mewanti-wanti dengan
yang namanya pacaran, karena pacaran akan membawa kedalam hal-hal yang berujung
perzinaan. Hal ini juga dapat merusak masa depan kaum remaja itu sendiri. Begitu pula dengan narkoba dan khamr (minuman
keras), juga dilarang dalam agama Islam. Selain haram, jika kita mau berpikir,
sebenarnya benda-benda tersebut akan merusak tubuh, baik secara psikis maupun
psikologis. Begitulah indahnya Islam memikirkan umatnya agar ia terjaga baik
jasmani maupun rohaninya.
Remaja harusnya berpikir, sudahkah mejadi remaja yang baik ? sudahkah
bergaul dengan cara dan etika yang baik? Dan sudahkah menjadi remaja yang
sesuai dengan ekspektasi orang tua?
Hidup dengan narkoba, miras, berbuat zina, dan hal-hal yang menjerumus kedalam perbuatan zina hanya akan
membuat hidup kita merasa tidak nyaman. Masa remaja akan lebih indah jika kita
hidup dengan aturan Islam dan bergaul dengan etika yang baik sehingga apa yang
menjadi ekspektasi orang tua serta harapan bangsa bisa terwujud.
Komentar
Posting Komentar