apa kabar ?
aku mengenalmu tanpa sengaja..ditempat suci itu kita dipertemukan..
aku tak pernah mengira kita akan sedekat itu, ya.. beberapa waktu lalu..
apakah kamu ingat? beberapa bulan lalu kita sempat menjadi sebuah bangunan yang kokoh, bersatu saling menguatkan dan melengkapi...
dulu aku tak mengetahui siapa kamu, bahkan namamu pun aku tak tau..
tapi ternyata waktu dan kesempatan menjadikan kita lebih dari sekedar tau, kita saling mengerti dan memahami..
bahkan kau sempat menganggap aku adalah seseorang yang berarti dalam hidupmu, yakni kakakmu..
kau pernah bilang bahwa hal yang paling kamu takuti saat itu adalah kehilangan kepercayaan dariku, kau takut aku tak berbagi denganmu lagi..
dan aku mebuktikannya, aku tak pernah menghilangkan kepercayaanku darimu..
aku slalu berbagi denganmu..
dan aku luluh dengan semua kepedulian dan sikap2mu..
aku merasa menjadi orang yang berharga dihidupmu..
lambat laun setelah beberapa waktu, kau menghilang..
iya.. kau menghilang hingga sekarang..
kau dimana? ragamu ada.. tapi hatimu?
aku kehilanganmu.. aku kehilangan semua ceritamu..
kaupun tau apa yg aku rasakan.. namun ternyata..
kau membiarkanku larut dalam kesendirianku tanpamu..
seolah kau benar2 enggan dekat denganku..
kenapa?
rasa ingin berbagi denganmu itu slalu ada..
tapi mana waktumu yang dulu slalu ada untukku?
sekarang kita hancur.. bahkan hanya gara2 sentilan angin kecil itu..
aku kecewa.. kecewaa..
tapi kulihat kau bahagia dengan hidupmu saat ini..
jadi biarlah aku menangis dibelakang mu saja saat ini..
aku mengagumimu tanpa kau mengerti..
dalam diamku, aku merindukanmu kawan...
aku tak pernah mengira kita akan sedekat itu, ya.. beberapa waktu lalu..
apakah kamu ingat? beberapa bulan lalu kita sempat menjadi sebuah bangunan yang kokoh, bersatu saling menguatkan dan melengkapi...
dulu aku tak mengetahui siapa kamu, bahkan namamu pun aku tak tau..
tapi ternyata waktu dan kesempatan menjadikan kita lebih dari sekedar tau, kita saling mengerti dan memahami..
bahkan kau sempat menganggap aku adalah seseorang yang berarti dalam hidupmu, yakni kakakmu..
kau pernah bilang bahwa hal yang paling kamu takuti saat itu adalah kehilangan kepercayaan dariku, kau takut aku tak berbagi denganmu lagi..
dan aku mebuktikannya, aku tak pernah menghilangkan kepercayaanku darimu..
aku slalu berbagi denganmu..
dan aku luluh dengan semua kepedulian dan sikap2mu..
aku merasa menjadi orang yang berharga dihidupmu..
lambat laun setelah beberapa waktu, kau menghilang..
iya.. kau menghilang hingga sekarang..
kau dimana? ragamu ada.. tapi hatimu?
aku kehilanganmu.. aku kehilangan semua ceritamu..
kaupun tau apa yg aku rasakan.. namun ternyata..
kau membiarkanku larut dalam kesendirianku tanpamu..
seolah kau benar2 enggan dekat denganku..
kenapa?
rasa ingin berbagi denganmu itu slalu ada..
tapi mana waktumu yang dulu slalu ada untukku?
sekarang kita hancur.. bahkan hanya gara2 sentilan angin kecil itu..
aku kecewa.. kecewaa..
tapi kulihat kau bahagia dengan hidupmu saat ini..
jadi biarlah aku menangis dibelakang mu saja saat ini..
aku mengagumimu tanpa kau mengerti..
dalam diamku, aku merindukanmu kawan...
Komentar
Posting Komentar