*MALU BAGI MUSLIMAH*

         Wanita muslimah harusnya dihiasi dengan rasa malu. Mereka akan mendampingi laki-laki dalam menjalani kehidupan dan mendidik anak-anaknya dengan fitrah kewanitaan yang masih bersih.
         Seorang gadis yang anggun dan shalihah, secara fitrah akan merasa malu ketika bertemu dan berbicara dengan laki-laki. Karena kesucian dan ke-itiqomahannya (kebersihan jiwa) ia tidak sanggup berlama-lama sehingga ia berbicara jelas dan sebatas keperluan.
         Adapun wanita yang senantiasa bersolek, pergi tanpa mahrom, bhakan bercampur baur dengan laki-laki yang bukan mahromnya tanpa ada keperluan yang diperbolehkan secara syar'i, maka wanita seperti ini jelas bukan didikan Al-qur'an ataupun Islam. Mereka yang seperti ini telah mengganti rasa malu dan ketaatan pada Allah SWT. dengan rasa tidak tau malu, kemaksiatan, dan berbagai perbuatan keji.
Dengan demikian, mereka telah membantu terwujudnya keinginan musuh-musuh Allah SWT. untuk melakukan kerusakan.
       Rasa malu akan membuahkan ihfah (kesucian diri). Barang siapa yang memiliki rasa malu hingga dapat mengendalikan diri dari perbuatan busuk, berarti ia telah menjaga kesucian dirinya. Rasa malu juga membuahkan sifat wafa' (selalu menepati janji).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sukoharjo, 25 Mei 2019

simfoni indah

tugas cerpen bahasa Indonesia